Inilah 7 Keutamaan Silaturahmi Yang Harus Kita Ketahui

By HAERIAH SYAMSUDDIN - Tuesday, May 28, 2019


Bulan Ramadan semakin mendekati penghujungnya. Setelah bulan mulia ini, kaum muslimin akan masuk pada bulan berikutnya, bulan Syawal. Di bulan inilah kaum muslimin akan merayakan hari raya Idulfitri. Bulan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ketaatan dengan mengerjakan puasa Ramadan sesuai perintah Allah dan Rasul-Nya.

Salah satu yang khas dilakukan di bulan Syawal adalah melakukan kunjungan ke rumah sanak keluarga. Mengunjungi rumah orang tua, rumah paman dan bibi, rumah saudara, serta rumah kaum kerabat. Istilahnya melakukan silaturahmi,  menyambung dan mempererat kembali hubungan tali kekeluargaan.
Makna Silaturahim
Banyak makna silaturahim yang dijabarkan oleh para ulama. Salah satunya adalah Ibnu Atsir yang menjelaskan akan makna tersebut.
“Silaturahmi adalah istilah untuk perbuatan baik kepada karib-kerabat yang memiliki hubungan nasab atau kerabat karena hubungan pernikahan, serta berlemah-lembut, kasih sayang kepada mereka, dan memperhatikan keadaan mereka. Demikian juga andai mereka menjauhkan diri atau suka mengganggu. Dan memutus silaturahim adalah kebalikan dari hal itu semua”

Adapun Imam An Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan makna silaturahim adalah berbuat baik kepada kaum kerabat sesuai dengan keadaan orang yang hendak menghubungkan dan keadaan orang yang hendak dihubungkan. Silaturahim tersebut terkadang berupa kebaikan dalam hal harta, memberi bantuan tenaga, mengunjunginya, memberi salam, dan cara-cara lainnya. 
Dari dua penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa silaturahmi adalah perbuatan baik yang dilakukan kepada orang-orang yang masih memiliki hubungan nasab dengan kita. Dengan kata lain, masih satu keturunan atau memiliki hubungan darah dengan kita.
Silaturahim juga tidak sebatas hanya saling kunjung mengunjungi. Perbuatan baik yang terhitung sebagai silaturahim juga dapat dilakukan dengan cara memberi salam, memberi kabar, memberi bantuan, atau memberi hadiah.  
Dan yang paling penting bahwa silaturahmi ini merupakan wasiat penutup para rasul. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR. Bukhari)

Keutamaan Menyambung Silaturahmi
Silaturahmi mempunyai banyak keutamaan, di antaranya adalah:
1. Melapangkan Rezeki
Semua orang pasti menginginkan rezekinya lancar bak air sungai yang mengalir deras. Nah, jika kita ingin mendapatkan rezeki seperti itu, bersilaturahmilah. Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,
Barang siapa yang senang agar dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR. Bukhari).
Selain itu, orang yang senang menyambung tali silaturahmi juga akan dipermudah hidupnya dan dijauhkan dari hal-hal yang sulit.
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah sebuah keluarga yang gemar menyambung tali silaturrahim kemudian mereka akan meminta-minta.” (HR. Ibnu Hibban, dinyatakan shahih oleh Al Albani).
Oleh karena itu, perbanyaklah bersilaturahmi. Insya Allah, Allah Azza wa Jalla akan mencukupkan semua kebutuhan kita.
2. Memanjangkan Umur
Ingin memiliki umur yang panjang dan berkah? Perbanyaklah silaturahmi. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda
Silaturahmi dapat menambah umur, sedangkan sedekah dengan sembunyi-sembunyi dapat meredam murka Allah.” (HR. Ath-Thabrani).

3. Memperbanyak Keturunannya
Ternyata,  di antara keutamaan silaturahmi yang lain adalah untuk memperbanyak keturunan. Jadi, sekiranya ada di antara teman-teman yang belum dikarunia keturunan, cobalah untuk memperbanyak bersilaturahmi dengan keluarga.  
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, 
Sesungguhnya ketaatan yang akan disegerakan pahalanya adalah menyambung tali silaturrahim, bahkan sekiranya sebuah keluarga saling menyambung tali silaturrahim, meskipun mereka durhaka, akan dilimpahkan harta benda mereka dan diperbanyak anak keturunan mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).


4. Terhindar Dari Su’ul Khatimah

Su’ul khatimah secara sederhana adalah seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan kurang baik. Su’ul khatimah adalah lawan dari husnul khatimah. Tentunya, tak seorang pun yang menginginkan di akhir hayatnya akan meninggal dunia dalam keadaan su’ul khatimah.
Oleh karena itu, salah satu cara mencegah sebab terjadinya su’ul khatimah adalah dengan senantiasa menyambung tali silaturahmi. Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda, 
Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya, dilapangkan rezekinya, dan dihindarkan dari su’ul khatimah,  hendaklah ia bertakwa kepada Allah dan menyambung tali silaturrahim.” (HR. Ahmad dan Al Hakim).

5. Benteng di Dalam Kubur
Setiap manusia, kelak di alam kubur akan mengalami dua hal, nikmat kubur dan siksa kubur. Sekiranya, selama hidup di dunia seseorang banyak melakukan kemaksiatan maka siksa kubur akan menantinya. Sebaliknya, jika selama hidup di dunia, seseorang banyak melakukan ibadah dan amalan saleh maka nikmat kubur akan menantinya. 
Salah satu amalan baik tersebut adalah silaturahmi. Bahkan, silaturahmi kelak akan menjadi benteng seseorang di alam kuburnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya jenazah akan mendengar suara terompah kalian ketika kalian pergi meninggalkannya. Apabila ia seorang mukmin, maka (pahala) salat berada di kepalanya, (pahala) zakat berada di sebelah kanannya, (pahala) puasa berada di sebelah kirinya. Sedangkan (pahala) amalan-amalan kebaikan berupa sedekah, silaturrahmi, kemakrufan, dan berbuat baik kepada manusia akan berada di kakinya.
Ia akan didatangi (malaikat) melalui kepalanya, maka salat berkata, Tiada pintu masuk dari arahku. 
Lalu ia didatangi melalui sebelah kanannya, maka zakat berkata, Tiada pintu masuk dari arahku.
 Lalu ia didatangi dari sebelah kiri, maka puasa berkata, Tiada pintu masuk dari arahku.
 Lalu ia didatangi oleh kedua kakinya, maka amalan-amalan kebaikan berkata, Tiada pintu masuk dari arahku. Kemudian dikatakan kepada si mayit,
“Duduklah!” (HR. Ibnu Hibban)


6. Penyebab Masuk Surga

Salah satu penyebab seseorang dimasukkan ke dalam surga adalah silaturahmi. Jadi, perbanyaklah menyambung tali silaturahmi.
Dari sahabat Abu Ayyub al Anshari radhiallahu anhu bahwasanya ada seorang lelaki yang bertanya (kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam), 
Beritahukanlah kepadaku tentang suatu amalan yang dapat memasukkan seseorang ke dalam surga.  Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Hendaklah engkau menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun, mendirikan salat, membayar zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR. Al Bukhari)

7.  Amalan yang Paling Dicintai Allah
Banyak sekali amalan-amalan yang dicintai Allah, salah satunya adalah menyambung tali silaturahmi. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah beriman kepada Allah, lalu menyambung tali silaturrahim, lalu beramal makruf nahi munkar.” (HR. Abu Ya’la).

Demikian 7 keutamaan silaturahmi yang menjadi sebab mengapa amalan ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Mari bergegas untuk senantiasa menyambung tali silaturahmi agar bisa mendapatkan semua keutamaan tersebut. 
Jadi, jangan lupa, saat lebaran nanti kunjungilah keluarga besar kita. Sambunglah kembali ikatan kekeluargaan yang terputus. Dan, di situlah nikmat silaturahmi akan dapat kita rasakan. 
*
Referensi: 
wahdah.or.id

  • Share:

You Might Also Like

14 komentar

  1. Silaturahmi ternyata banyak manfaat nya ya kak..

    ReplyDelete
  2. yup mbak setuju, banyak manfaat dari silaturahmi. Apalagi ke rumah orang tua, hmmm..banyak dan besar sekali pahala dan keberkahannya

    ReplyDelete
  3. MasyaAllah, sungguh kekuatan silaturahmi itu banyak sekali ya Mak sebagai bekal kita di hari akhir nanti.
    Makasih sudah berbagi ini Mak :)

    Maaf lahir bathin :)

    ReplyDelete
  4. tiap baca tulisan di atas, mulut dan hati saya ikut mengamini. hehe terima kasih sdh mngingatkan mll tulisan mb ^^

    ReplyDelete
  5. Silaturahmi di bulan syawal memang khas banget. Setelah silaturahmi dengan keluarga, biasanya keliling ke rumah temen yang deket2. Hati happy~ semoga dapat keutamaanya pula :)

    ReplyDelete
  6. Silaturrahmi banyak manfaatnya Mbak. Happy lebaran masih bisa silaturrahmi pada keluarga dan handai tolan.

    ReplyDelete
  7. Wah, banyak sekali ternyata keutamaan silaturahmi. Jadi merasa malu, selama ini karena alasan kesibukan jarang silaturahmi ke rumah saudara... Harus berubah nih... Tfs mb...

    ReplyDelete
  8. memperbanyak keturunan nih yang saya baru tahu, rejekinya bisa nular gitu ya mbak? saya bayanginnya sih gitu. tapi saya juga ngerasa begitu sih. interaksi sama temen-temen yang hamil, terus ketularan hamil. ini cocoklpgi sih. nggak tahu bener nggaknya. hehehe

    ReplyDelete
  9. Banyak sekali keutamaan yang bisa kita dapatkan ya, Bun. Semoga suatu saat bisa silaturahim ke Malay dan kopdaran kita tak sekadar halus..hihi

    ReplyDelete
  10. Makasiy mba.. Jadi banyak tau saya. Maaf lahir batin

    ReplyDelete
  11. Membaca bnyaknya manfaat silaturahim jadi lebih ngeh ya mb. Salah satunya memperpanjang usia, subhanallah. Semoga silaturahim kita langgeng. Mhn maaf lhir n bathin ya ..

    ReplyDelete
  12. Iya makanya aku masih merindukan hadirnya si kecil dalam hidupku kemanapun aku kejar silaturahmi

    ReplyDelete
  13. bener banget loh mba silaturahmi itu melancarkan rezeki, saya kenal komunitas blogger dan bahkan sering dapet job dari situ karena silaturahmi itu

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang baik. Happy Blogging