SETELAH MASA 25 TAHUN KEMUDIAN

Tuesday, 25 April 2017



Plang Papan Nama Sekolah Kami
Sumber Gambar di sini

Bertemu teman lama setelah 25 tahun tak berjumpa? Huah, rasanya jangan ditanya. Deg-deg  plus, kayak orang mau apel ke rumah pacar. Padahal sewaktu sama-sama menuntut ilmu di SMEA Negeri 1 Makassar (sekarang SMKN 1) kita tidak akrab-akrab amat. Tapi kok rasanya sekarang dekat banget ya? Apa mungkin karena kami semakin dewasa? (tua, maksudnya. Hihihi)

Sesuai rencana (meski molor dari jam 10 menjadi jam 15 an) saya dan anak-anak dijemput dari penginapan Kolej Dato Onn, UKM Bangi diantar teman suami ke daerah Subang, Shah Alam. Berbekal Google Map, alhamdulillah kami tak nyasar meski sempat salah berhenti di depan rumah yang salah. Hihihi..


Alhamdulillah, senang sekali bisa bertemu teman lama kembali. Rasanya waktu 25 tahun yang lalu, kembali terputar ulang dalam ingatan. Saat dalam balutan seragam putih abu-abu, hampir setiap hari kami bertemu dalam kelas yang sama selama masa tiga tahun.

Ummi, berenang....” tagih anak-anakku begitu kami masuk ke rumah Andi Jum, demikian saya memanggil teman lamaku itu.

Rupanya anak-anakku mulai gelisah ketika mata mereka bersirobok dengan   kolam renang yang berada di belakang rumah. Kolam dengan airnya yang bening dengan dikelilingi pepohonan membuat siapa saja pasti tertarik untuk segera nyebur ke dalamnya.  Apalagi, anak-anakku.

Ya udah, anak-anak pun berenang setelah kami disajikan dengan sirup enak dan cemilan nyummi. Itulah enaknya punya teman yang hobi masak. Di rumahnya pasti gak pernah absen dari suguhan enak dan nikmat. Termasuk di rumah temanku yang satu ini tentunya. Hmmm, nyummy.....

Sambil menunggu anak-anak berenang, saya dan Andi Jum duduk-duduk disamping kolam. Suasananya enak banget. Kami pun ngobrol seputaran apa saja yang kami alami selepas menamatkan study di bangku sekolah menengah atas. Termasuk cerita bagaimana kemudian Andi Jum menikah dengan lelaki dari negeri jiran.





Hampir maghrib ketika anak-anak menyelesaikan acara renangnya. Kami pun segera bersiap-siap untuk shalat. Lepas makan malam rencananya kami akan kembali melanjutkan cerita. Qadarallah, saya tertidur usai menemani si kecil tidur sehingga baru keesokan harinya, saya dan Andi Jum dapat kembali ngobrol.

Alhamdulillah, kami kembali disuguhkan sarapan dengan kue-kue tradisional Malaysia plus susu milo hangat. Tanpa menunggu waktu lama, anak-anak kembali nyemplung ke kolam renang. Abaikan angin yang bertiup cukup kencang pag itu karena anak-anak tidak akan memedulikannya. Yang penting bisa main air lagi. Byuuuuuurrrrr....

Saya dan Andi Jum pun kembali seperti kemarin. Kami bercerita apa saja sembari menunggu anak-anak berenang.  Dan karena hari ini hari jumat, maka anak-anak berenang hanya sampai jam 11 siang karena setelahnya mereka harus bersiap-siap. Selain itu, sesuai planning, selepas jumat kami akan berkunjung ke tempat berikutnya.

Sambil menunggu anak-anak bersiap, saya tertarik dengan kebun buah mini yang ada di sekitar kolam renang. Kedondong yang tumbuh bergerombol segera menarik perhatianku. Untuk pertama kalinya, saya melihat langsung pohon dan buah kedondong yang ada di pohonnnya.

"Itu dicangkok. Saya harus rajin memotong dahannya agar tumbuhnya tidak tinggi. Aslinya pohon kedondong itu tinggi....." tanpa diminta Andi Jum menjelaskan pohon kedondongnya. Saya malah mengira pohon kedondong memang pendek. Si kecil Hilyah saja mampu  meraih buahnya dengan sangat mudah.



Selain kedondong, ada juga pohon mangga, sirsak, belimbing serta beberapa tanaman bunga lainnya. Termasuk kamboja berbunga kuning yang sangat indah. Pokoknya taman mininya keren banget. Harap-harap suatu hari nanti saya juga bisa punya taman mungil seperti ini. Aamiin.

Alhamdulillah, sekitar jam 16 an kami meninggalkan rumah besar nan hangat tersebut. Next destination was Kajang, rumah aunty Yayuk, teman lama juga. Terima kasih tomang terbaitku, Andi Jumiani. 

Terima kasih sudah mau menerima kami lengkap dengan servicenya yang sangat memuaskan. Terima kasih buat cerita-ceritanya yang membuatku serasa abg kembali. Dan, Please, jangan pernah kapok menerima kami lagi ya..... 

Semoga kita berjumpa lagi, entah itu di tempat ini kembali, di tempatku di Terengganu atau malah di kampung kita tercinta, Makassar.

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...