Di Sekitarku

Sunday, 14 April 2013

 
pemandangan   dari atas flat


Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama

Tak terasa sudah hampir dua tahun kami sekeluarga tinggal di sini, dilantai 3 Flat Taman Tropika, Selangor Malaysia. Alhamdulillah, meski tidak terlalu betah tapi ternyata kami bisa bertahan selama itu. Padahal awalnya kami cuma ingin sementara tinggal di sini. Tapi ternyata malah keterusan.

Flat Taman Tropika sebenarnya ada dua, yakni Flat Taman Tropika A dan B. Nah kami tinggal di flat B nya. Secara fisik, bangunan keduanya sama saja. Bedanya flat A terdiri dari 5 lantai dan flat B 4 lantai. Persamaannya lagi  keduanya sama-sama tidak memiliki lift. Jadi, bersiaplah ngos-ngosan setiap kali berkunjung ke tempatku. 

tempatku paling atas sebelah kiri yang ada jemuran baby berwarna biru (sebenarnya masih ada 1 tingkat lagi tapi tidak kelihatan di foto)

Perbedaan yang lain, flat B dilengkapi dengan dua orang petugas cleaning service dan dua orang security (satpam) sedang flat A tidak. Secara rutin petugas cleaning service itu membersihkan flat. Mulai dari halaman hingga lorong lantai setiap tingkatan. Sepertinya mereka sepasang suami istri. Sayang, saya belum pernah berkesempatan berbincang-bincang dengan keduanya.

Sedang kedua security itu secara shift mereka bergantian  bertugas di pintu masuk. Keduanya adalah warga tempatan keturunan Pakistan dan India. Keduanya sangat ramah terutama pada anak-anak penghuni flat. Beberapa kali kudapati mereka bermain bersama. Di pos penjagaan tentunya.
Tugas kedua security itu ialah memeriksa kendaraan yang akan memasuki flat. Tanpa sticker penanda bahwa anda penghuni flat maka jangan harap kendaraan anda dibolehkan melewati portal yang selalu dalam kedaan tertutup. Hal itu kami rasakan ketika minggu pertama belum mendapatkan sticker. Akibatnya, mobil kami terpaksa numpang parkir di flat A. 

Security lagi jagain portal

Sedang kelebihan flat B dibanding tetangganya ialah flat A mempunyai surau. Sebuah mushalla yang super duper dingin terutama saat shalat subuh dan cuaca mendung. Surau yang berukuran sekitar 10x15 itu dilengkapi dengan beberapa buah AC,  6 kipas angin besar yang menempel di langit-langit surau serta 1 buah kipas angin berdiri. Pada waktu shalat semuanya dalam keadaan on. (informasi ini kudapat dari anakku karena saya sendiri belum pernah masuk ke sana).
Kembali ke flat B, flat yang kami tempati. Yang membuat kami kurang betah tinggal di sini selain soal ngos-ngosan karena berada di lantai 3 juga karena antar sesama penghuni kurang bersosialisasi. Tak heran, selama dua tahun disini, aku hanya mengenal beberapa orang saja. 
Opa, seorang ibu tua yang tinggal di lantai dasar. Beliau selalu ramah  menyapa kami setiap kali kami melewati tempatnya menuju tempat parkiran kendaraan kami.  Mba Ti dan keluarganya yang berada di lantai 1. Warga Indonesia yang berasal dari Medan. Saya mengenalnya karena anak-anak kami bersekolah di tempat yang sama. Ummu Nabila, seorang warga tempatan yang juga tinggal di lantai 1. Saya mengenalnya karena pernah menumpang di mobilnya saat   pengambilan raport sekolah anak. Cik Nora, penanggung jawab flat yang tinggal di lantai dasar. Sepasang suami istri dengan 3 orang anak perempuan usia balitanya. Kami tak tahu namanya karena hanya berjumpa sesekali karena kebetulan tinggal di lantai yang sama. Terakhir, keluarga Ustadz Jasman yang tinggal di lantai paling atas, lantai 4, tempat anak-anak mengaji.

lorong di lantai 3

Nah lo, hanya sedikit kan kenalanku? Sebenarnya tidak perlu heran karena dalam keseharian semuanya serba tertutup. Bagaimana mau kenalan  bila di subuh hari satu persatu mereka telah meninggalkan rumah menuju tempat aktivitas masing-masing. Ayah ibu menuju kantor, sedang anak-anak menuju sekolah ataupun tempat penitipan anak. Menjelang maghrib satu-satu baru kembali dari tempat aktivitas. Weekend? Flat kembali menjadi sunyi karena biasanya mereka pulang kampung. So…gimana mau kenalan? 


pagar besi yang selalu dalam keadaan tergembok 







Kesamaan antara flat A dan B yang lain ialah keduanya mempunyai taman bermain. Tiap sore, taman ini diramaikan oleh anak-anak penghuni flat. Termasuk keempat anakku. Taman ini terletak di belakang flat. Meski tidak terlalu besar tapi cukup nyaman dan bersih. Anak-anak dijamin betah bermain di sana.

taman bermain flat B



terima kasih atas kunjungannya

2 comments:

  1. Jauh sekali merantaunya Mbak. Tapi flatnya bersih ya, lengkap pula ada taman bermain. Salam kenal :)

    ReplyDelete
  2. terima kasih Mba Helda dah mampir dan memberi komentar. Malaysia gak jauh kok mba dari Makassar, cuma 3 jam naik pesawat, hehehe. Iya mba, di sini tiap flat maupun perumahan ada taman bermainnya. Fasilitasnya juga bagus dan terjaga karena ada petugas kebersihannya dan kesadaran masyarakat yang cukup tinggi untuk memelihara fasilitas umum dan tidak merusaknya. Salam kenal juga mba, kapan2 main yuk ke sini...

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...