3 Alasan Mengapa Butiran Kata Bergabung Bersama Blogger Perempuan

Sunday, 25 November 2018



Blogger Perempuan merupakan salah satu komunitas blogger yang banyak memberi warna pada dunia blogging yang sampai saat ini masih setia saya tekuni. Pertama kali mengenal komunitas ini lewat iklan yang banyak bersliweran di wall Facebook-ku. Kebetulan saat itu, saya sedang giat-giatnya belajar ngeblog, jadi bergabung menjadi anggota komunitas menjadi salah satu caraku untuk bisa menimba ilmu ngeblog sebanyak mungkin.

Alhamdulillah, saya juga beberapa kali chat pribadi dengan salah seorang founder BP.  Ternyata di tengah kesibukannya yang seabrek, beliau masih mau melayani chat-ku yang kebanyakan bertanya hal yang remeh-temeh. Udah gitu, responnya cepat banget. Duh, saya yang jadi malu secara kebiasaan saya kalau chat itu nyambi kerjaan domestik. Jadi, kadang kala sementara chat trus lari ke dapur karena gorengan udah matang eh tapi kemudian acara masak-masaknya justru berlanjut ke cuci piring, masak yang lain, dan sebagainya sehingga chat yang sedang berlangsung pun terbengkalai. Ketika udah kembali di depan laptop, baru nyadar kalau udah gak sopan, meninggalkan pembicaraan begitu saja. Duh, maafkan aku dengan kebiasaan burukku. Hikz ...

Nah, karena ada pertanyaan mengapa tertarik bergabung dengan Blogger Perempuan Network (pertanyaan di hari keempat dari BPN 30 day Blog Challenge 2018), maka saya akan menjawab lewat tulisan. Kan, namanya tantangan nge-blog, masa dijawab dengan lisan. Hehehe.

1.   Semua Anggotanya Perempuan



Namanya juga Blogger Perempuan, pastinya semua anggotanya perempuan kalau campur mah namanya bisa menjadi Blogger Indonesia, Blogger Nusantara, atau mungkin Blogger Sedunia. Hehehe

Zaman sekolah dan kuliah dulu, kita kan biasa diberi tugas kelompok oleh guru maupun dosen. Nah, saat itu saya paling malas kalau dalam satu kelompok, semuanya berjenis kelamin sama alias perempuan semua. Menurutku (kala itu), gak seru kalau segroup gak ada anak cowoknya. Gak ada yang bisa dikecengin (istilah tahun dahulu kala) kalau anaknya kebetulan ganteng atau gak ada yang bisa disuruh-suruh kalau anaknya kebetulan tidak ganteng.

Alhamdulillah, setelah sedikit demi sedikit belajar Islam, ternyata yang campur-campur kayak gitu justru tidak dibolehkan (kecuali dengan alasan darurat, itupun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku). Istilahnya, ikhtilat.

Sejak itu, saya pun mulai membatasi diri. Sedapat mungkin, saya menghindari terjadinya ikhtilat, termasuk di dunia maya. Alhamdulillah, komunitas yang kuikuti kebanyakan semuanya beranggotakan perempuan. Mulai dari komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN), Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB), Blogger Muslimah Indonesia (BMI). Pasukan Blogger Joeragan Artikel,  Geng Shalihah Menulis (GSM), dan tentu saja Blogger Perempuan (BP). Apakah itu berarti saya tidak tergabung dalam komunitas “campur-campur”? Sayangnya tidak. Meski demikian, di komunitas yang masih "campur-campur" tersebut, saya berusaha untuk tidak banyak berinteraksi alias silent reader aja. 

2.   Sarana Menimba Ilmu

Satu tekad yang kujadikan pegangan, ketika masuk menjadi anggota sebuah komunitas, ada sesuatu yang ingin saya pelajari dan capai, termasuk ketika  memutuskan untuk bergabung bersama BP.

Bersama para master blogger perempuan di BP, saya ingin menimba ilmu sebanyak mungkin. Dan, saya yakin bisa mendapatkannya di sana.   Meski dengan kapasitas otak yang terbatas, saya mencoba memahami dunia blog yang ternyata sangat mengasyikkan. Mulai dari gonta ganti template, belajar utak atik blog, belajar coding meski sangat sederhana (percayalah, meski mengasyikkan tapi belajar coding cukup memumetkan), dan banyak lagi. 

3.   Banyak Job


Tak bisa dipungkiri kalau salah satu yang membuat para blogger semangat ngeblog adalah kenyataan bahwa blog bisa menghasilkan materi yang lumayan. Alhamdulillah.

Nah, salah satu peluang untuk mendapatkan job dari ngeblog lewat Blogger Perempuan Network.  Banyaknya brand yang menjalin kerja sama dengan BPN, tentu saja menjadi peluang bagi para blogger yang tergabung di komunitas ini. 

Wow, ternyata ini 3 alasan saya ikutan bergabung di BPN. Kalau Kamu, apa alsannya? 



15 comments:

  1. Bergabung di BP memang banyak manfaatnya ya mbak, bisa nambah temen, nambah ilmu, sekaligus bisa nambah u jajan hahaha

    Emang beruntung kita bergabung di BP.

    smangat mba, smoga sukses BPN 30 day Blog Challenge-nya ya ^^

    ReplyDelete
  2. Seenggaknya nyaman bersama perempuan ya mbak

    ReplyDelete
  3. Wah keren mbak, Semoga sukses terus. Saya baru belajar Ngeblognya juga. Alhamdulillah walaupun baru beberapa bulan sangat terasa manfaatnya. Semoga kedepannya bisa keren seperti mbak2 bloger semua.

    ReplyDelete
  4. Yang poin terakhir saya sukaaa hahaha
    Memang sejak BPN berubah jadi perusahaan , lebih banyak peluang jadinya..
    Selain itu tetap yang utama, komitmen BPN memberdayakan perempuan memang juwaraaaa

    ReplyDelete
  5. Aku jadi penasaran mba. Siapa founder BP itu yang baik hati mau chat ama kita di tengah kesibukan beliau? Jadi penasaran hihihi. Ia BP itu bnyak job dan banyak lomba ya mba. Bener2 menyenangkan blogger kyak kita hihihi

    ReplyDelete
  6. Saya juga memilih komunitas yang tidak bercampur, kebih nyaman, ya mbak

    ReplyDelete
  7. Alasan join sama BPN ya karena pengen memperluas jaringan pertemanan. Biar saya nggak kudet hehe.

    ReplyDelete
  8. Cocok banget nih 3 alasan tersebut. Sama ama saya...
    Job pertama juga dari BPN. Sukses selalu niii u BPN...

    ReplyDelete
  9. Semangat ya mbak, ikut challege sama seperti saya.. Semoga istiqomah dan suksea sampai akhir. Amin.

    ReplyDelete
  10. belum tergabung dengan blogger perempuan dan dari 3 ulasan diatas, banyak banget ya manfaatnya terutama ilmu blogging. dan tentu saja network dan Job.

    ReplyDelete
  11. Wah, saya baru seminggu gabung mb haeriah. Coba, ah chat ama foundernya, ada yg mau ditanya2 nie. Smoga istiqomah, mb.

    ReplyDelete
  12. Hampir sama nih, alasannya. Senengnya bisa gabung di BPN. Banyak info tentang dunia perbloggingan dan juga Lomba. Walaupun belum pernah menang Lomba via BPN, sih :)

    ReplyDelete
  13. Alesannya sama. Saya ada tambahan belajar ngeblog dari blogger-blogger senior

    ReplyDelete
  14. Alasan kita sama Mbak. Sayangnya belum pede ikut challengs ini. 30 hari menulis setiap hari? Wow kutak kuaaat. Semoga lain kali bisa ikut juga.

    ReplyDelete
  15. Wow banget dan yg terakhir paling saya suka. Hahaha... Jujur

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak yang baik. Happy Blogging

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...