Pengen Diet Tanpa Ribet? Coba Susu Slim&Fit

Tuesday, 15 May 2018

Susu diet ideal
Masalah berat badan seolah menjadi momok seiring dengan bertambahnya usia. Beberapa orang dikarunia dengan kenikmatan tetap memiliki berat badan yang ideal meski telah berumah tangga dan berulang kali melahirkan. Salah seorang adikku, misalnya. Meski kini telah berusia 30 an dan telah 4 kali melahirkan secara normal dan 4 kali pula melahirkan secara cesar alias anaknya 8 ( iya, de-la-pan) tapi body-nya tak berubah. Ia tetap tinggi langsing dan gesit tak tertandingi (kayak iklan motor aja ya....)


Kenyataan ini jauh berbeda denganku. Dulu, saat masih gadis, tubuhku cenderung kurus. Bahkan, beberapa sahabat pernah menertawakanku karena body-ku lurus bak ranting kayu. Plus keseharianku yang cenderung tomboy. Tak heran kalau musim ujian tiba, aku sering diledek.

"Ternyata kamu cewek to, kirain ...."

Semua itu karena kampus kami mewajibkan memakai rok saat ujian. Gak boleh bercelana panjang bagi para mahasiswinya. (Entah, apa peraturan itu masih berlaku sampai sekarang atau tidak). Sementara dalam keseharian, saya selalu berjeans ria. 

Kembali ke realitas saat ini.

Kini, tubuhku terus menerus melebar. Seiring bertambahnya usia dan berulang kali harus melahirkan membuat body-ku gagal untuk kembali ke berat badan semula. Tentu saja, semua ini bukan semata faktor usia dan melairkan. Buktinya, banyak orang yang tetap bisa langsing meski telah melahirkan dan usianya terus berjalan. Hm, mungkin faktor pola hidup yang kurang sehat yang kini kujalani. Jarang berolahraga, menjadi tukang bersih-bersih makanan di rumah (suka ngebisin jatah suami dan anak dengan alasan daripada mubasir), kurang makan sayur dan buah, ehm...apalagi ya? Stress? No... Alhamdulillah, kehidupanku berjalan dengan aman terkendali. Tak ada yang harus membuatku stress.

Mengubah Pola Hidup

Oke, fix, setelah membaca di sana sini, ternyata memang pola hidupku yang kurang sehat. Meski suami dan anak-anak gak masalah dengan berat badanku dan tetap bisa menerimaku apa adanya, namun memiliki tubuh yang sehat tentu akan lebih menyenangkan.

Terus terang, dengan berat badan yang sudah melebihi ambang batas normal (duh, kok aku udah serasa segendut balon, sih...) ada beberapa aktivitas yang menjadi terhambat. Salah satunya adalah aku kesulitan untuk menggunting kuku kaki. Hikz

Pelan-pelan aku mulai bertekad untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Rutin, aku mulai berolahraga. Psst, jangan membayangkan olahragaku itu dengan rutin nge-gym. Aku hanya berolahraga di rumah. Lari-lari kecil bolak balik dari ruang tamu-dapur, skipping, dan sesekali ikutan senam-senam yang ada di youtube, plus sebisa mungkin meluangkan waktu sepekan sekali mengelilingi tasik kecil yang berada di tengah-tengah gedung sukan negeri yang tak jauh dari rumah.

Hasilnya? Lumayan turun sekilo setelah rutin berolahraga sebulan. Hah, hanya sekilo? Hm, sebenarnya sedih sih tapi sudahlah...disyukuri aja daripada gak turun sama sekali. Hikz...

Susu Diet Ideal

Usut punya usut, ternyata pola hidupku sudah benar namun pola makanku yang ada sedikit kesalahan. Iya sih, aku telah berolahraga teratur namun beberapa saat setelah berolahraga, aku senantiasa mendadak lapar. Akibatnya, porsi makan pun bertambah. Dan, setelah dihitung-hitung, jumlah kalori yang masuk dan dibuang menjadi tidak seimbang. Tetap lebih banyak yang masuk daripada dibuang. Hufh. 

Kenyataan membuatku jadi malas berolahraga. Udah capek-capek jaga pola hidup tapi hasilnya rasanya gak seimbang. Udah ah, mendingan aku kembali "menikmati" hidup kayak dulu. 
Sumber Gambar: Pixabay

Namun, ternyata ada cara lain untuk bisa kembali mendapatkan bentuk badan ideal. Cara ini bagiku malah sangat menyenangkan. Caranya adalah ... minum susu. Lha, bukannya susu malah bisa bikin berat badan bertambah?

Tenang, jadi ini bukan susu biasa. Ini adalah susu Slim&Fit. Dari namanya langsung ketahuan kegunaan susu ini. Untuk bikin langsing dan fit. Keren kan?

Sebagai penggemar susu tentu saja aku harus mencoba produk yang satu ini. Apalagi dari hasil testimoni menyatakan dapat turun 1 kg/minggu bahkan 4-6 kg sebulan. Dan, susu ini mampu membuat kalori terkontrol 200 kkal/saji, tinggi kalsium (setara dengan susu-susu tinggi kalsium lainnya), rendah lemak dan gula (50% lebih rendah dari susu diet sejenis), bisa bikin kenyang lebih lama (karena tinggi protein, tinggi serat, dan mengandung karbohidrat lepas lambat Isomaltulosa), dan terakhir proteinnya tinggi lho jadi bisa untuk mengencangkan otot juga. 

Dengan seabrek keunggulan tersebut, siapa sih yang tidak tertarik untuk mencobanya. Apalagi,  rasanya juga enak gak seperti produk kesehatan lain yang biasanya khasiatnya bagus namun rasanya enggak banget.

Di pasaran, susu Slim&Fit disajikan dalam dua varian rasa, vanila dan coklat. Salah satu cara untuk mendapatkan khasiatnya, jadikan segelas susu slim&fit  sebagai pengganti cemilan atau pengganjal rasa lapar usai berolahraga (ini mah pesan buat saya, kali, hehehe). Tahu sendiri kan, gimana rasanya kelaparan usai berolahraga. Nah, daripada makan gak karuan lebih baik minum segelas susu ini. 

Jadi penasaran pengen coba susu ini? Kebetulan aku punya voucher diskon sebesar 20% untuk setiap pembelian minimal 3 box susu Slim&Fit varian rasa apa saja di KALBE store www.kalbestore.com. Jangan lupa gunakan kode voucher haeriah20.

Mari hidup sehat dengan menjalankan pola diet sehat dengan olahraga teratur, makanan yang bergizi, cukup istirahat, dan segelas susu Slim&Fit usai berolahraga. Sehat itu harus diupayakan sebagai tanda kesyukuran kita atas nikmat yang telah diberikan Allah Azza wa Jalla. 


















No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...