RUMAH BERSIH DAN NYAMAN TANPA TIKUS

Tuesday, 28 March 2017


Bau bangkai

Kedamaian pagi hari terusik dengan bau busuk yang mengacaukan indera penciuman. Tidak salah lagi, ini pasti bau bangkai tikus. Tikus-tikus yang sudah lama ikut menghuni rumah bersama kami.

Kehadiran sekawanan tikus yang semakin hari semakin tumbuh subur di rumah kami tentu saja sangat meresahkan. Bagaimana tidak, rumah menjadi kotor dan jorok akibat kehadirannya. Belum lagi barang-barang lain menjadi rusak digerogoti hewan pengerat tersebut.


Tidak itu saja, kehadiran hewan-hewan ini juga sukses  membuat takut anak-anakku. Tiga putri kecilku akan lari terbirit-birit bila bertemu salah satu dari kawanan binatang tersebut. Tak jarang ada yang terjatuh karena masing-masing berusaha menyelamatkan diri dari tikus yang sebenarnya tidak mengejar mereka.

Yang juga menjengkelkan adalah, mereka jadi penakut. Terutama  di malam hari, saat akan menyelesaikan ritual sebelum tidur. Sekadar cuci-cuci badan dan gosok gigi.  

Takut ada tikus.....” alasan mereka.

Huhuhu.

Itu belum termasuk dari segi kesehatan. Seperti kita ketahui, tikus adalah binatang jorok dengan segudang bibit penyakit yang dibawanya. Itu baru seekor tikus. Lalu bagaimana dengan sekawanan tikus? Hih......

Keresahan itulah yang membuat kami, para penghuni rumah kemudian memasang perangkap untuk hewan-hewan tersebut. Mula-mula kami memasang perangkap tikus berupa jebakan tikus yang dilengkapi dengan makanan kesukaan mereka sebagai umpannya. Namun hingga beberapa hari digunakan, tetap saja perangkap itu tak berdaya guna. Alih-alih tikusnya tertangkap yang ada malah makanannya ikut hilang digondol si tikus yang entah bagaimana caranya tak mampu terkecoh.

Salah satu jebakan tikus yang pernah kami gunakan

Lalu kami mencoba racun tikus. Manjur sih. Banyak tikus yang terkecoh dengan memakan racun tersebut. Tikusnya mati. Otomatis tikus berkurang di rumah kami karenanya.

Masalah selesai? Sayangnya tidak. Kini masalah baru muncul. Kematian tikus-tikus tersebut meninggalkan bangkai tikus  di mana-mana. Di bawah kolong tempat tidur, di sudut dapur, di depan pintu bahkan di plafon. Bau busuk pun menebar dan tentu saja sangat menganggu dan tidak sehat sebagaimana kusebutkan di awal tulisan.

Kami pun harus berjibaku mencari bangkai-bangkai tikus.  Kalau bangkainya di tempat yang mudah dijangkau sih bukan masalah. Sayangnya, ada beberapa bangkai yang tergeletak di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Di plafon, misalnya. Tentu saja hal ini sangat menyulitkan kami mencari bangkai tersebut dan membersihkan bekas-bekasnya. 

Di rumah kami memang banyak tikus. Hal ini harus kuakui. Banyaknya ruangan serta barang-barang tua yang ditumpuk di sudut-sudut rumah menjadi tempat favorite koloni binatang pengerat tersebut. Sudah beberapa kali kami berniat membuang sebagian barang yang sebenarnya sudah tidak bisa difungsikan kembali karena sudah teronggok terlalu lama. Tapi karena ini bukan rumah kami (numpang di rumah mertua), maka kami tak bisa berbuat apa-apa.

Kembali ke permasalahan tikus. Kami juga pernah mencoba menggunakan lem tikus. Katanya sih, lem ini sangat kuat dan beracun. Diperkirakan tikus yang terjebak di atas lem tidak akan bisa meloloskan diri dan mabuk kepayang sehingga kami akan mudah menangkapnya setelah itu.

Namun harapan tinggal harapan. Iya sih, beberapa tikus sempat terperangkap di atas permukaan lem tersebut. Tapi berkat perjuangannya yang gagah berani, para tikus itu akhirnya berhasil meloloskan diri. Selamat dari ambang kematian.

Masalah baru kembali muncul, di mana-mana sisa lem yang menempel di kaki para tikus tersebar di mana-mana. Selain itu, para tikus yang mabok pun akhirnya mati secara mengenaskan. Dan sialnya, kembali bangkainya tak tentu rimbanya. Kami harus kembali bergerilya mencari dan menemukan bangkai-bangkai tikus. Hufh.....

Salah satu sudut rumah kesukaan tikus

Saking banyaknya tikus, aku  pernah mempunyai kisah seru menggelikan sekaligus menyebalkan sehubungan dengan binatang ini.   Ceritanya malam itu aku tengah makan malam. Sebenarnya bukan makan malam biasa karena saat itu sudah pukul 22.00 dan tentu saja sebagian penghuni rumah sudah larut dalam tidurnya.

Dengan ditemani suami yang sibuk dengan gadgetnya, aku pun menikmati suapan demi suapan yang masuk ke mulutku. Tiba-tiba suamiku berseru kaget. Tentu saja aku menoleh dan bertanya ada apa. Katanya tadi ada tikus kecil tak jauh dari kakiku. Saat itu suami memang duduk agak jauh dariku.

Refleks aku mengangkat kakiku dan kembali melanjutkan makanku. Suamiku kembali berseru. Kali ini aku bisa menyaksikan tikus kecil itu terbirit-birit kembali ke tempat persembunyiannya. Tanpa pikir panjang, aku yang telah menyelesaikan makanku kemudian duduk diam di tempatku. Di tanganku telah siap dengan kamera hp yang siap menangkap gerakan tikus tersebut.

Dan, akupun berhasil menvideokan tikus kecil yang sembunyi-sembunyi mengambil sebutir nasi yang jatuh di lantai. Hal ini dilakukannya berulang ulang. Bahkan saat aku memberanikan diri menurunkan kakiku,  Si tikus kecil itu malah sok jinak bagaikan anak kucing yang comel mendekatiku. Huah, menyebalkan sekali.


Mengenal Alat Pengusir Tikus EXTRO T235PR    


Perjuangan melawan tikus kemudian membawaku kepada alat pengusir tikus berikutnya, EXTRO T235PR. Alat ini lain dari yang lain. Hal inilah yang kemudian membuat aku tertarik untuk mencobanya di rumah.   

EXTRO T235PR  merupakan alat pengusir tikus yang menggunakan gelombang elektromagnetik  dan gelombang ultrasonic. Gelombang tersebut berfungsi  untuk membuat tikus tidak betah di rumah dan segera berimigrasi sejauh-jauhnya. Alat ini sangat  efektif  untuk mengusir tikus dari rumah, restoran, toko, kantor ataupun gudang.

EXTRO T235PR mempunyai jangkauan  hingga mencapai 200 meter persegi di ruangan terbuka serta  sangat hemat listrik yaitu hanya mengkonsumsi daya yang sangat rendah yakni  4 watt.  Alat ini juga bisa digunakan meskipun rumah jarang ditempati karena  tidak memerlukan perawatan yang khusus. Pemilik rumah  hanya perlu memastikan arus listrik di rumah tersebut selalu mengalir.

Pengusir tikus dari EXTRO, adalah satu-satunya pengusir tikus elektronik yang bisa mengusir tikus dengan aman dan nyaman. Alat ini dapat bekerja 24 jam dalam seminggu dan bisa terus dalam kondisi ON hingga selama lebih dari 2 tahun.

Tak sabar, aku pun segera mencoba alat ini. semoga tikus-tikus itu kali ini benar-benar hengkang dari rumah kami.


Biar lebih jelas, mari kita saksikan video berisi tutorial penggunaan  EXTRO T235PR berikut ini…

7 KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN EXTRO T235PR

Secara garis besar, keuntungan menggunakan alat ini dapat dijabarkan menjadi tujuh keuntungan. Ketujuhnya adalah:
1.    Mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh tikus dan kotorannya
2.  Mencegah terjadinya kebakaran karena konsleting listrik akibat kabel-kabel yang digigit tikus
3.    Mencegah kerugian materi karena rusaknya perabotan dan pakaian
4.  Mengusir tikus, bukan membunuh sehingga Anda tidak perlu repot membersihkan bangkai tikus
5.    Lebih sehat karena bebas bau dan bebas bahan kimia berbahaya
6.    Tanpa suara yang mengganggu
7.    Pemasangan yang mudah dan bebas perawatan.

Banyak sekali kelebihannya kan?

Rumah Bebas Tikus Berkat EXTRO T235PR

Alhamdulillah, setelah mencoba produk EXTRO T235PR ini pelan-pelan rumah mulai ditinggalkan kawanan tikus. Semoga segera tuntas kepergian mereka sehingga di rumah kami hanya ada kami sekeluarga bukan makhluk lain. Hihihi....

Kepergian kawanan pengerat itu sepertinya karena  mereka merasa terganggu dengan suara yang ditimbulkan EXTRO T235PR. Tapi jangan khawatir, suara yang dihasilkan alat ini hanya dapat didengar oleh para tikus sementara pendengaran manusia tidak akan terganggu sama sekali.

Dan benarlah ketujuh manfaat sebagaimana yang disebutkan di atas. EXTRO T235PR membuat kami tak perlu lagi kepayahan bergerilya mencari bangkai tikus. Anak-anak kembali dapat bermain dengan tenang tanpa khawatir diganggu tikus maupun terkena dampak perangkap tikus yang dulu kami gunakan.

Dengan semua keunggulan dari EXTRO T235PR, maka sudah sepatutnya setiap rumah menyediakan alat ini. Agar rumah menjadi nyaman, aman dan sehat selalu sehingga tak ada lagi tikus di rumah-rumah kita. 

Bye bye tikus......

6 comments:

  1. Wah, aman ya kalau pakai alat ini.

    Di rumahku juga sering ada tikus Mba.. :( di kamar kosong dan di loteng tempat jemuran selalu ada tikus glodakan.

    Sedihnya soal racun tikus, kami nggak pakai racun tapi dalam seminggu dapat 3 bangkai tikus :( rasanya geram banget entah siapa yang pakai racun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman dan nyaman, Mba. Tikusnya minggat dengan sendirinya tanpa diracun, dijebak maupun dikasi lem.
      Kalau kejadian kayak gitu, mungkin ada tetangga yang pakai racun, sayangnya tikusnya numpang mati di rumah mba Arina. Itulah kelemahan racun tikus, tikusnya bisa mati di mana saja.

      Delete
  2. Sebeel kalau ada tikus karena jadi sarang penyakit ya mba :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangets mba, seekor tikus aja punya beragam sumber penyakit kebayang kan kalau tikusnya banyak. Hiiii...

      Delete
  3. Wah rumahku juga perlu ekstro noh kayanya. Baru ditutup lobang yang dibawah, eh tikusnya dateng dari atas. Sebel banget. Huhuuhuuu

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...