HOTEL PERTAMA HILYAH

Sunday, 6 November 2016



Liburan anak sekolah selama 5 hari kali ini kami isi dengan mengajak mereka mengunjungi Kajang, tempat tinggal kami ketika pertama kali menetap di Malaysia. Dasar anak-anak pajokka (suka jalan) mereka tentu saja menyambut tawaran kami dengan sangat antusias.  Asyik, jalan-jalan.

Kami meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 petang.  Jarak antara Kuala Nerus, tempat tinggal kami di Negeri Terengganu sekitar 470 km dari Kajang. Lumayan jauh kan? Tentu saja sebelumnya saya sudah mempersiapkan segala keperluan anak-anak. Salah satu yang paling penting adalah urusan perut. Pokoknya dari makanan berat hingga cemilan semuanya sudah siap untuk disantap, hehehe.


Seperti perjalanan sebelumnya, kali ini perjalanan kami cukup santai. Gimana gak santai, setiap kali bertemu R&R (rawat dan rehat) anak-anak berteriak minta berhenti. Ya udah, kami pun berhenti sekalian makan dan shalat.  Tentu saja kesempatan ini tidak dilewatkan anak-anak begitu saja. Sesegera mungkin mereka merengek minta dibolehkan bermain di playground r&r. Padahal mainannya standar semua, perosotan, ayunan maupun rumah-rumahan. 







Tapi namanya juga anak-anak, terutama si kecil Hilyah tak pernah ada bosannya. Makanya kalau lagi jalan terus ketemu playground biasanya kami kompak mengalihkan perhatiannya agar pandangannya tidak menangkap area tersebut. Kalau tidak, gadis kecil itu bakal merajuk jika kami tidak membawanya ke sana.

R&R Genting Sempah. R&R favorite
Pemandangan dari atas





Hayati tutup, Bang. Hehehe

Karena keseringan singgah, tentu saja sangat berpengaruh pada lamanya waktu perjalanan. Kalau dulu kami berangkat di waktu yang sama dan tiba di tujuan pukul 22.00 maka kali ini molor lebih 2 jam. Yap, kami tiba di Kajang sekitar pukul 24 lewat. Hampir 00.30.

Bergegas kami mencari hotel. Alhamdulillah, pengalaman pernah tinggal di kota ini membuat kami tidak kebingungan mencari lokasi hotel yang sesuai bujet. Mulanya kami menuju salah satu hotel di kawasan Kajang Impian. Saat suami masuk untuk mengecek harga kamar hotel, saya melihat pemandangan yang luar biasa. Bayangkan di tengah malam kayak gini, rumah makan yang tepat berada di persimpangan hotel sangat ramai dipadati pengunjung. Lha, mereka kira-kira makan apa ya di saat tubuh sebenarnya lebih membutuhkan tidur ketimbang lainnya. Ups, itu menurut saya lho. Maklum emak-emak yang kesehariannya lebih banyak di rumah dan tidur.

Sayangnya kantong kami tidak cocok di hotel ini. Maka kami pun segera mencari hotel lainnya. Alhamdulillah dapat di daerah hentian Kajang. Kebetulan hotel lagi promo dalam rangka Deepavali besok sehingga kami dapat harga lebih murah dari biasanya.



Lobi hotel
Pojok warnet gratis

“Hore….tidur di hotel lagi…” seru Nusaibah dan Khaulah bergantian. Mereka sangat senang bisa kembali berada di kamar hotel. Memang sih, sudah lama kami tidak menginap di hotel. Sepertinya terakhir kali menginap di hotel saat kami mendatangi Shah Alam mengurus kelanjutan visa. Itu berarti sekitar tahun 2012, empat tahun yang lalu.

Melihat ketiga kakaknya begitu excited, tinggallah si kecil Hilyah yang terbengong-bengong. Mungkin dalam pikirannya, apa sih hebatnya hotel. Memang hotel itu apaan? Maklum, Hilyah belum pernah kami ajak menginap di hotel.

Begitu roomboy keluar usai menjelaskan sekilas tentang kamar kami, Nusaibah dan Khaulah bergegas naik ke ranjang dan melompat-lompat kegirangan.



Sayangnya, saya lupa mengamati Hilyah. Saya yang saat itu sudah sumuk banget langsung masuk kamar mandi. Mandi. Alhamdulillah, segarnya.

Kata suami, sejak masuk kamar, Hilyah terbengong-bengong melihat semuanya. Kamar dengan tempat tidur besar, ada kursi dan meja, ada televisi, ada kamar mandi besar dan satu lagi….ada AC. Brrrr, dingin…. Mungkin kali ini Hilyah sudah dapat gambaran apa hotel itu.

Melihat kedua kakaknya melompat-lompat, Hilyah tidak langsung mengikutinya. Hilyah tetap berdiri di tempatnya. Saat itulah saya menyadari keheranannya. Saya pun langsung mengajaknya naik ke kasur.

Mula-mula Hilyah ragu. Entah apa yang dipikirkannya. Saya kemudian membantunya naik ke tempat tidur yang lumayan tinggi untuk ukuran gadis 3 tahun itu.

“Ayo Hilyah, lompat lompat” ajak kedua kakaknya
Usai mendapatkan persetujuan dari mataku, Hilyah pun ikut melompat. Mula-mula ragu namun kemudian Hilyah bersorak gembira.

“Sudah-sudah, ayo tidur. Ini sudah malam lho. Besok kita mau jalan lagi kan…..” kata suami mengingatkan.

Anak-anak menurut. Gak lompat-lompat sih namun kali ini rebutan selimut. Untung saya bawa selimut dan sarung dari rumah. Suhu AC pun kami naikkan agar tidak terlalu dingin.

Alhamdulillah, anak-anak tidur dengan cepat. Mungkin pengaruh letih atau juga karena kasurnya yang empuk serta suhu kamar yang dingin.   

Paginya, kami siap-siap melanjutkan tour hari ini. Rencana tepat pukul 12.00 tengah hari kami harus sudah check-out atau kalau tidak  kembali memperpanjang masa inap. Anak-anak sih maunya begitu. Tapi berhubung beberapa orang teman sudah mewanti-wanti agar kami menginap di rumah mereka jadinya kami tidak memperpanjang masa inap di hotel ini.  sebenarnya tadinya kami berencana langsung ke rumah salah seorang dari mereka. Namun karena kami tiba di Kajang kemalaman jadinya gak enak mengganggu mereka yang pastinya sudah terlelap.

Hari ini kami pun mengunjungi salah seorang teman yang sukses dengan usaha kulinernya. Alhamdulillah setelah 15 tahun di negeri ini, ia pun mantap untuk berganti kewarganegaraan. Kedatangan kami disambut dengan hangat. Sesekali ia mengganti logat melayu-nya yang sudah sangat kental dengan logat dan bahasa daerah kami. 

“Melepas rindu….” katanya.

Setelah beberapa lama di sana, kami pun pamit untuk kembali berkeliling mengurai rindu akan kota kecil ini. Saat beredar di jalan tiba-tiba Hilyah nyelutuk….” Abah, ayo kembali ke kota…”

Untuk sesaat kami bingung. Ke kota? Maksudnya ke Kuala Terengganu? Soalnya kami kalau mau ke sana sering menyebutnya ke kota atau ke bandar.

“Ye, orang sekarang di Kajang bukan Terengganu….” Ejek Khaulah

“Bukan Terengganu, kota itu…..yang ada tempat tidur besarnya, ada mejanya, ada televisinya ada kamar mandinya dan ada juga ACnya…..” jabar Hilyah.

Oalah….itu sih bukan kota tapi hotel, Nak. Hihihi, rame-rame kami membetulkan.  

“Itumi maksudku…..” kilahnya

“Insya Allah, nanti kapan-kapan kita nginap di hotel lagi.” Bujukku

“Ngappana, baruji hotel biasayya na terpesonami. Bagaimanami kalau hotel bintang lima…..” goda suami.  (Kenapa sih, baru juga hotel biasa sudah terpesona. Bagaimana kalau hotel bintang lima)

“Pasti tidak mau pulang….” Jawabku

“Ayo Abah, ke hotel bintang lima lagi…..” todong ketiga anakku.

Waduh….





24 comments:

  1. Anakku juga suka banget tinggal di hotel, mba. Mungkin buat dapat suasana baru ya mba ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gak ingat bujet, kita orang dewasa juga pastinya suka tinggal di hotel. Iya kan mba? hehehe

      Delete
  2. Hai Haeriah, saya sampai cari-cari profil Haeriah, tapi tak ketemu, hihihi.

    Kajang ini di Selangor ya?
    Memangnya selama ini Haeriah tinggal di kota mana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok bisa gak ketemu profil saya, Mba? Kayaknya ada deh di bagian bawah blog ini. Kajang masuk dalam wilayah negeri Selangor. Kalau saya tinggal di negeri Terengganu, sekitar 470 km dari Kajang. Kalau di Indonesia, saya tinggal di Makassar.

      Delete
  3. waaaa... aku belom pernah ke kajang... kayanya seru ya.. anak2 juga suka

    ReplyDelete
  4. Hayati tutup mungkin karena hayati lelah hehehe
    Kajang ini ada nasi briyani enak lho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayati lelah, banyak pelanggan. Kajang sebelah mana tuh Mas?

      Delete
  5. Sama banget mba sama anak2ku. Begitu sampe kamar hotel, tujuan utamanya adalah tempat tidur. Langsung lompat2 dan guling2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal di rumah juga bisa lompat dan bergulingan. Tapi memang atmosfernya berbeda. Saya pun suka di hotel (kalau gak ingat isi dompet sih....)

      Delete
  6. ((hayati tutup)) asli saya ngakak dibagian itu
    memang anak kecil seneng banget ke hotel ya mbak. saya juga dari kecil lebih suka staycation di hotel aja, nonton tv, tidur, mandi pokoknya surga banget hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya Hayati tutup ya mba. Padahal saya pengen kenalan dengan Hayati, abis tenar bangets. Staycation in hotel memang asyik, berasa tak ingin pulang....

      Delete
  7. Paling heppy kalau hotelnya ada kolam renang... waaah, anak-anak bisa gak mentas-mentas, mba. Berendam, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, belum pernah ngerasain di hotel yang ada kolam renangnya. Insya Allah kalau dompet agak tebal kapan2 pengen nyobain ah...

      Delete
  8. Haha 😁 ada suasana baru buat anak2 bobok di hotel ya. Senang baca cerita2nya mba tentang tinggal di negeri seberang 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih apresiasinya mba Nita. Tak ada yang paling membahagiakan bagi seorang penulis selain ada yang menyukai tulisan2nya.

      Delete
  9. Hahaha,, asyik tuh, aku mau dong diajak ke hotel bintang lima. *Mendadak daftar jadi anak. #Eh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo ke hotel bintang lima ....*buruan periksa dompet. hehehe

      Delete
  10. Aaa... Gemes sama anak-anaknya.
    Sama dulu kaya aku pas SD hihihi.
    Bengong liat tempat yg banyak kamar, ada kolam renang. Whoaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si Hilyah diceritain kalau ada juga hotel yang punya kolam renang sekarang bawaannya ngajak ke hotel lagi. Sayang Hilyah masih bingung ngebedain hotel dengan kota, dua kata itu masih sering tertukar

      Delete
  11. Hi mba haeriah salam kenal. Makasih ya udah mampir & ikutan GA kecil2an ku ditunggu sore ya pengumumannya. Btw, kajang itu dkt johor baru bkn? Sy ud pnh ke jb doang wktu itu, ngajak anak2 ke legoland. Malaysia emang pgn kangen ya. Kpn2 klo ada rejeki pgn ke sana lagi. Aamiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Mba. Sukses ya mba dengan GA-nya. Kajang dengan JB lumayan jauh, beda negeri soalnya. Kajang dekat dari KL,sekitar 45 menit. Kalau Kajang-JB jaraknya sekitar 6 jam-an. Sekarang saya tidak di Kajang lagi Mba. Sekarang kami di Terengganu, negeri pantai timur yang kaya dengan pesona lautnya.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...