WEEKEND DI PANTAI TOK JEMBAL

Sunday, 17 July 2016

Untuk kesekian kalinya kami mengisi weekend ke Pantai Tok Jembal. Pantai indah yang terletak tak jauh dari Bandara Sultan Mahmud Ismail ini memang sangat asyik dijadikan weekend destination. Apalagi letaknya tidak jauh dari rumah. Liburan yang sehat plus murah meriah.

Langit Tok Jembal Di Sabtu Pagi sekitar Jam 9

Tok Jembal di Pagi Hari


Kami sekeluarga paling suka ke tempat ini. Anak-anak dapat bermain air sepuasnya. Air laut yang dangkal meski deburan ombaknya cukup kencang membuat anak-anak sangat suka bermain ombak. Mereka paling suka sengaja duduk-duduk menunggu ombak datang yang kemudian akan  menghempaskan mereka  ke tepian. Bila sudah begitu, mereka langsung tertawa-tawa meski sesekali air laut ikut masuk ke tenggorokan mereka. Gak kapok. Seru !!!!!

Hilyah berlari di tepian pantai

Di weekend kali ini, anak-anak dapat kesibukan tersendiri. Mengejar-ngejar ikan. Mungkin lagi musimnya karena biasanya kami tidak melihat kehadiran ikan-ikan tersebut. Selain ikan-ikan, kehadiran burung-burung (mungkin burung camar ya?) yang beterbangan di atas kami dan sesekali mendarat di tepian pantai membuat suasana pantai menjadi berbeda. 

Sekawanan burung di tepian pantai


Kalau saya, paling suka mengumpulkan kerang-kerang yang banyak berserakan di tepian pantai. Banyak sekali, kerang-kerang cantik yang tentu sangat bagus untuk dikoleksi. Sayangnya, meski sudah beberapa kali mengumpulkan kerang, baru satu kali yang sempat dibawa pulang. Yang lainnya, kelupaan semua, hikz…..

Sebenarnya, kami mengajak anak-anak ke tempat ini bukan sekadar untuk bermain air. Mumpung dekat dengan pantai, tentu saja kami ingin anak-anak sambil  bermain bisa sekalian belajar berenang. Tapi sampai sekarang anak-anak masih lebih suka bermain-main saja. Hufh, namanya juga anak-anak.

Bermain di perahu nelayan


Puas bermain 






Oh ya, weekend di Tok jembal kali ini lain dari biasanya. Kali ini hanya kami berenam yang menikmati kesenangan di tempat ini. Serunya rasanya menjadi "penguasa tunggal" tempat ini. 

So, saya pun tak ragu untuk ikut nyebur ke air meski hanya sebatas betis. Sayang saya sedang berhalangan sehingga tidak memungkinan untuk ikut berendam. Yah, segini juga puas rasanya karena selama ini saya hanya jadi penonton tanpa bisa merasakan sejuknya air laut membasahiku. 





Pantai Tok Jembal memang tidak akan pernah membosankan. Insya Allah kami akan kembali lagi ke tempat ini. Tempat indah ciptaan ilahi. I Love Terengganu


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...