3 PEMILIK MATA YANG DIHARAMKAN API NERAKA ATASNYA

Monday, 25 July 2016

1.   Mata yang dijaga dari melihat yang diharamkan Allah
Salah satu yang diperintahkan untuk menjaga pandangan adalah memandang lawan jenis yang bukan mahram. Menjaga pandangan tersebut disebut Gahdhul Bashar, perintah yang disebutkan dalam Al Quran surah An Nuur 30-31. Perintah ini berlaku untuk laki-laki dan perempuan.
Mengapa harus menundukkan pandangan? Tentu saja kita wajib untuk yakin dan percaya bahwa tidaklah Allah menurunkan perintah-Nya melainkan ada hikmah serta manfaat yang sangat banyak di sana.
Pandangan merupakan salah satu jalan masuknya setan. Dari pandangan timbullah angan-angan yang meniupkan syahwat hingga ujungnya menyalakan maksiat. Lewat pandangan hati lalu menjadi sibuk memikirkan si dia bahkan terkadang hancurnya sebuah ikatan rumah tangga bermula dari pandangan yang liar tak terkendali.
Semua itu dilakukan setan secara bertahap dengan bisikan-bisikan halus yang membenarkan tindakan tersebut. Bermula dari pandangan, senyuman, curhat-curhatan hingga berujung perzinahan. Naudzubillah min dzalik.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berpesan, “Wahai Ali, janganlah pandangan pertama kau ikuti dengan pandangan berikutnya. Untukmu pandangan pertama, tetapi bukan untuk berikutnya.” (HR. Abu Dawud)
2.   Mata yang digunakan untuk begadang di jalan Allah
Mata yang digunakan  begadang semalam suntuk demi untuk berjaga di malam hari agar kaum muslimin selamat dari musuh-musuhnya adalah mata-mata yang tidak akan terkena api neraka. Mata tersebut milik para pejuang fi sabilillah, yang berjuang demi menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini.
Qadarallah, fenomena yang terjadi sekarang kebanyakan kaum muslimin begadang  hanya untuk menyaksikan pertandingan bola, menonton film dan hal-hal tak berguna lainnya. Begadang yang membuat mereka terlambat bangun sehingga melalaikan ibadah shalat subuh.  Bahkan banyak tidak lagi mengerjakan ibadah tersebut. Nudzubillah min dzalik.
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda,”Mata yang begadang semalam suntuk di jalan Allah diharamkan baginya neraka” (HR An Nasai)
3. Mata yang menangis karena takut kepada Allah
Setiap manusia pastinya pernah melakukan dosa. Dan manusia yang paling baik adalah yang bersegera untuk bertobat demi meraih pengampunan serta ridho dan rahmat Allah Subahanahu wata’ala.
Bertaubat adalah menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan dan bertekad untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Bertaubat dengan menangis dan  memohon kepada Allah agar memberikan maghfirah-Nya. Menangis karena takut sekiranya rahmat Allah tidak diberikan padanya. Menangis karena telah berbuat dzalim. Menangis membayangkan pedihnya adzab neraka Jahannam.  
Sungguh, air mata yang jatuh bercucuran itu adalah air mata keutamaan. Air mata yang disukai Allah Subhanahu wata’ala. Air mata  yang akan membebaskan pemiliknya dari panasnya api neraka.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang mengingat Allah kemudian dia menangis sehingga air matanya mengalir jatuh ke bumi niscaya dia tidak akan diazab pada hari kiamat kelak" (HR Al-Hakim)
Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu, Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda, “Semua mata pada hari kiamat nanti akan menangis kecuali (ada beberapa mata yang tidak menangis). Pertama, mata yang dijaga dari hal-hal yang diharamkan Allah. Kedua, mata yang digunakan untuk berjaga-jaga (pada malam hari) di jalan Allah. Ketiga, mata yang darinya keluar sesuatu (menangis) walau (air mata yang keluar) hanya sekecil kepala seekor lalat karena takut kepada Allah” (HR Ashbahani) 







6 comments:

  1. Terimakasih sdh mengingatkan☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mba, semoga bermanfaat sebagai pengingat bagi diri-diri kita....terima kasih udah mampir

      Delete
  2. Semoga kita bisa menjaga mata kita ya

    ReplyDelete
  3. Semoga kita bisa menjaga mata kita ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga bermanfaat ya mba. Terima kasih udah mampir

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...