Obrolan Kecil Dengan Khaulah

Sunday, 9 February 2014


"Ummi keren deh, bisa tahu semuanya" puji anakku, Khaulah.  

Saat itu kami sedang berada di atas bentor (becak motor) usai berbelanja di Pasar Maricaya. Pasar Maricaya ialah salah satu pasar di Kota Makassar yang terletak di jalan Veteran Selatan. 

"Masa sih?" balasku. Hmm, agak ge-er juga sih meski yang memuji anak sendiri.   

Siang itu seperti biasa Khaulah menanyakan banyak hal.

“Mengapa ada orang kaya ada orang miskin?” tanyanya saat melihat anak-anak jalanan, rumah-rumah kumuh serta mobil dan bangunan indah.  

“Mengapa ada orang cantik ada orang jelek?” tanyanya saat melihat rupa-rupa manusia yang kami jumpai

“Mengapa ummi bermata sipit sedang dirinya bermata bola” kali ini ia bertanya tentang perbedaan kami.

Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan ringan dan sederhana meski untuk menjawabnya tidak sesederhana pertanyaan tersebut.

Alhamdulillah semua bisa kujawab dengan baik dan memuaskan hatinya. Namun di akhir percakapan aku terhenyak dengan gumamannya....

“Eh tidak pale. Ummi tidak tahu semuanya. Buktinya ummi tidak bisa naik motor dan mobil”

Gubrak...... 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...